Dari musik jazz ke pasar ikan
Saat ini banyak artis tanah air yang terjun ke dunia bisnis. Alasan mereka pun beragam ada yang karena aji mumpung, hanya ikut-ikutan, ada peluang dan atau sebagai tabungan masa depan kala profesi tak bisa lagi menjadi sandaran. Seperti Andien contohnya. Gadis manis bertubuh mungil pemilik nama lengkap Andini Aisyah Hariadi ini kabarnya telah lama membesut beberapa bisnis.
Mau tahu apa bisnis yang digarap penyanyi beraliran jazz kelahiran Jakarta, 25 Agustus 1985? Eit… tunggu dulu. Sebelum ngomongin bisnis Andien tidak salah bila ngomongin dulu karir di dunia tarik suara yang melambungkan namanya.
Di dunia tarik suara sulung tiga bersaudara pasangan Didiek Hariadi dan Henny Sri Hardini ini telah menelurkan tiga buah album dan album keempat dalam waktu dekat akan dilaunch. “Aku sudah punya tiga album dan kini tengan mempersiapkan album keempat sebentar lagi akan dilaunching,” terang Andien saat disambangi ke rumahnya di kawasana Depok. Andien menambahkan album barunya itu akan lebih mature ketimbang album sebelum. Pasalnya, album keempatnya itu adalah album yang digarap kala dirinya tengah menginjak fase keempat dari hidupnya. Konon album pertama Bisikan Hati keluar saat dirinya duduk dikelas tiga SMP, album kedua Kinanti saat duduk di kelas 2 SMU, dan album ketiga Gemintang waktu kuliah, dan sekarang saat dirinya sudah lulus kuliah album keempat muncul. “Pasti akan lebih mature,” ujar jebolan Jurusan Komunikasi Universitas Indonesia (UI) ini menerangkan soal album keempatnya.
Bisnis Ikan
Tak hanya pandai menyanyi, gadis berdarah Madura jawa ini pun ternyata pinter dalam berbisnis. Bisnis ikan yang dimiliki Andien adalah Pondok Ikan Gurame dan Pasar Ikan. Andien mengaku bahwa bisnis yang kini melekat dengan namanya itu sebetulnya bukan pure miliknya tapi milik keluarga.
“Restoran ikan ini bukan bisnis aku murni, ini bisnis keluarga, berawal dari papa mamaku mereka dulu bekerja di bidang akunting mungkin merasa jiwanya tidak disana akhirnya quit dari kerjaan mereka dan akhirnya membuat usaha,” kenang artis yang tengah banyak disibukkan manggung off air ini.
Darah bisnis yang mengalir dalam tubuhnya berasal dari orang tuanya yang sejak dulu sudah merintis beragam usaha. Tapi tidak jauh dari dunia makanan, seperti warung makan, pabrik tempe, fried chicken dan lain-lain. Andien mengaku dari semuanya itu akhirnya Papah memutuskan untuk mencoba peruntungan di ikan.
Berawal dari hanya membuka rumah makan Pondok Ikan Gurame di Kalimulya Depok Dua, 1998. Andien kegiahan bergelut dengan “dunia ikan” hingga akhirnya memutuskan untuk berternak ikan.
“Sampai akhirnya bisnis tuna dan diekspor ke Jepang. Tapi akhirnya mulai harga barang naik dan di Ambon konflik akhirnya kita mundur dari situ,” kenang Andien soal kejayaan bisnisnya.
Perjalanan belum usai. Setelah melihat keadaan mulai stabil kembali bisnis babak berikutnya dimulai. Dengan memanfaatkan channel yang telah terbangun dibisnis sebelumnya Andien membuka sebuah tempat semacam pelelangan iklan seperti Muara Angke. Dengan kualitas ikan yang dijual bagus, didatangkan langsung dari daerah penghasil ikan bagus dan bila sudah tidak fresh lagi “dibuang” ke pasar.
Tempat ini ia beri nama pasar ikan, berlokasi Depok kemudian merambah Cinere dan Cibubur. Peminat semakin banyak sampai akhirnya dari pelanggan meminta untuk dimasakkan di tempat.
“Sampai akhirnya pengunjung banyak yang minta jasa masaknya sekalian, jadi orang bisa bawa ke rumah sudah matang, hingga akhir jadi semacam restoran” kata Andien menjelaskan perjalanan bisnis pasar ikannya.
Lalu apa peran Andien? Ia mengaku, perannya di bisnis pasar ikan ini cukup besar mulai dari investasi sampai menentukan konsepnya ia terlibat. Tarikan bisnisnya pun bisa dibilang besar Rp 3-4 juta perhari. Menariknya lagi dari 4 cabang yang dimiliki Anda dua diantaranya milik franchisee. “Cabang Cinere dan Cibubur adalah franchise,” aku Andien.
Bisnis sudah running well, karier nyanyi masih oke. Lalu apa lagi? Saat ditanya kapan menikah Andien mengaku belum terpikir. Tapi masih ada dua obsesi yang masih ia ingin gapai. “Aku ingin karir nyanyiku tetap stabil dan alhamdulillah, hingga kini karir nyanyi masih sangat stabil. Tapi dalam beberapa tahun kedepan aku ingin sekali dapat memakai ilmu aku PR dengan mendirikan sebuah perusahaan yang berkatain dengan itu,” katanya berharap. Oke deh Andien, sukses selalu.