New Franchises - Home Based Franchises - Franchise for Sale
  • Mengapa Tingkat Kegagalan Bisnis Franchise Tinggi?

    waralaba franchise 300x204 Mengapa Tingkat Kegagalan Bisnis Franchise Tinggi?Tingkat Kegagalan Bisnis Waralaba Indonesia Masih Tinggi. Demikian laporan yang ditulis Harian Kontan. Sebabnya, antara lain karena ingin mencari untung yang terburu-buru, baik franchisor maupun franchisee.

    JAKARTA. Tingkat kegagalan yang dialami oleh pewaralaba (franchisor) dan terwaralaba (franchisee) di Indonesia terbilang tinggi. Menurut Ketua Dewan Pengarah Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali) Amir Karamoy, di Indonesia, tingkat kegagalan franchisee bisa mencapai 50%, sedangkan franchisor yang tutup mencapai 30%.

    Menurut Amir, ada bebrapa hal yang menyebabkan kegagalan tersebut. “Para franchisor cenderung terlalu terburu-buru untuk memutuskan gerainya akan diwaralabakan,” katanya. Padahal, menurut Amir, sistem organisasinya belum terlalu solid dan matang, karena ingin mencari untung segera memutuskan untuk menjual.

    Sedangkan para franchisee, cenderung “cuek”, karena merasa sistem kerjanya sudah diatur oleh franchisor. “Kalau perlu franchisee juga harus memiliki jabatan di gerainya sendiri, sebagai brand manager misalnya, agar ia juga mengetahui aktivitas dan masalah di lingkungan usahanya,” ungkap Amir.

    Selain itu, lanjut Amir, upaya preventif pemerintah dalam mengatur kebijakan bisnis waralaba belum berjalan dengan baik.”Saat ini pemerintah terlalu memudahkan keluarnya izin waralaba, padahal belum tentu para pelaku bisnis tersebut layak mendirikan waralaba,” imbuhnya.

    Pertumbuhan usaha waralaba (franchise) di Indonesia diperkirakan semakin pesat di masa mendatang dan sanggup mencapai 10%-15 % per tahun. Hingga saat ini, terdapat setidaknya 1.000 lebih waralaba di Indonesia, dengan 40.000 outlet dan mampu mempekerjakan sekitar 700 ribu hingga 1 juta orang. Jenis usaha waralaba yang paling diminati adalah makanan dan minuman yang mengambil porsi 50% dari total franchise serta jasa pendidikan sekitar 20%.

    Tags: , ,

3 Comments


  1. usaid farros arifian says:

    bagaimanakah cara berwaralaba dengan teh tong tji

    [Reply]

  2. boeya says:

    pantesan aja banyak waralaba yg tutup… seperti gerai2 makanan… baru juga 1 bulan

    [Reply]

  3. Diana says:

    Mohon informasi bagaimana cara waralaba teh Tong Tji di Surabaya. Alamat dan no telp yg dapat dihubungi??Segera.
    Terima kasih

    [Reply]

Leave a comment

Loading...