Archive for November, 2009

  • Franchise Blush! dari Singapura

    0

    blush!Blush! adalah butik lingerie yang dibuka sejak 2000 di Singapura. Beberapa merek terkenal seperti Sonia Rykiel, Wonderbra, Maidenform, DIM, Princesse Tam Tam dan Huit, menjadi kolksi mereka. Selain itu, Blush! dan Fench Kiss merupakan dua private label mereka.

    Blush! juga menawarkan peluang franchise di sejumlah negara termasuk di Indonesia.

    Kontak di Jakarta, Jalan Ternate 17 C2, Jakarta. Atau menghubungi telp. (021) 63867963 atau website mereka http://www.eutfashion.com

  • ToniJack’s vs McDonald’s

    5

    tonijack 150x150 ToniJacks vs McDonaldsInvestasi pada franchise makanan sangat menguntungkan. Jenis franchise ini banyak dicari dan begitu diminati. Barangkali karena itu pula kemudian seringkali lantas timbul sengketa.

    Kabar terbaru adalah tentang Tonijack’s yang diberitakan akan segera menawarkan hak waralaba pada 2010. Tetapi, headline Harian Kontan pagi tadi menyebutkan bahwa McD ngotot agar restoran ayam goreng yang berdiri Oktober lalu itu ditutup.

    Kenapa? Rupanya, meski pihak Tonijack’s mengklaim bahwa tidak ada hubungan apa-apa dengan Bambang Rachmadi, tetapi McD menganggap sebaliknya. Menurut klausul di McD, ada aturan tentang non compete period di mana pihak yang dicabut hak waralabanya tidak diperbolehkan terjun di bisnis sejenis selama 18 bulan.

    Kasus ini menarik, seperti juga dikutip Kontan, dalam wawancara KONTAN dengan Bambang Rachmadi pertengahan Oktober lalu, pengusaha yang harus menjadi tukang pel dan pembersih toilet di restoran dalam rangka ujian mendapat hak waralaba McD 19 tahun yang lalu ini, sempat mengaku bahwa ToniJack’s merupakan bisnis barunya.

    Tak cuma itu, bahkan Tonijack’s dan Bambang Rachmadi oleh sebuah media disebut sebagai “darah baru waralaba“.

    Apapun kelanjutan kasus ini, pelaku waralaba perlu mengambil hikmah dari sengketa ini. Apakah waralaba anda juga mengharuskan “non compete period”?

  • Peluang Franchise Apotek Kimia Farma

    0

    apotek kimia farma 150x150 Peluang Franchise Apotek Kimia FarmaAnda tertarik berbisnis franchise apotek? Kini peluang tersebut ditawarkan oleh Kimia Farma. Seperti dikutip Antara, PT Kimia Farma Tbk. menargetkan penambahan 100 outlet apotek dengan pola waralaba pada 2010.

    Bisnis di bidang apotek cukup prospektif karena bisnis ini melayani kebutuhan dasar manusia yaitu kesehatan. Kebutuhan akan obat dan sarana kesehatan selalu meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk dan kesadaran akan pentingnya kesehatan.

    Investasi waralaba Apotek Kimia Farma dipatok Rp. 460 juta untuk apotek baru dan Rp. 350 juta untuk apotek yang telah ada. Menurut situs Apotek Kimia Farma, investasi tersebut digunakan untuk menyiapkan renovasi fisik; brand sign; perijinan; acara pembukaan; persediaan obat; pembuatan rak, counter dan furnitur; point of sales dan sistem informasi, training SDM; peralatan apotek (TV, AC, kulkas, ATK, dll); dan franchise fee.

    Jika anda tertarik mengenai franchise apotek Kimia Farma, silakan download brosurnya di sini.Atau mengunjungi website mereka di sini.

    Alamat Franchisor :
    PT. KIMIA FARMA APOTEK
    Jl. Budi Utomo No. 1 Jakarta Pusat 10710, Telp.(021) 385 7245 Fax (021) 38 111 87
    email : franchise@kimiafarmaapotek.com

  • Peluang Waralaba Beton dari Holcim

    4

    holcim beton dalam Peluang Waralaba Beton dari HolcimSelain franchise makanan dan franchise minuman, sekarang anda juga bisa berinvestasi pada franchise beton yang ditawarkan anak perusahaan PT Holcim Indonesia Tbk. Apakah peluang franchise ini menjanjikan? Pemain semen curah di Indonesia kabarnya masih terbatas sedangkan permintaan beton domestik menunjukkan tren peningkatan khususnya di Jawa Timur. Hingga saat ini setidaknya PT. Holcim Beton sudah memberikan hak waralaba kepada tiga investor. -franchisewaralaba

    Holcim Bidik 37 Investor Waralaba di Jatim
    Untuk meningkatkan penetrasi pasar semen curah, PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim) membidik 37 investor dari Jawa Timur (Jatim) melalui bisnis waralaba beton. Pasar beton di Indonesia khususnya di Jatim masih sangat terbuka. Hingga kini hanya sekitar 12 pemain kecil yang bergerak di pasar semen curah.

    “Saat ini, penjualan semen curah Holcim untuk produksi beton siap pakai masih sekitar 20%. Sisanya sebesar 80% dari semen sak. Padahal kalau di Thailand, penjualan curah sudah mencapai 50%,” kata Corporate Communications Manager PT Holcim Indonesia Tbk Budi Primawan di sela acara Holcim Perkenalan Produk Waralaba Beton Siap Pakai, Selasa (27/10).

    Menurut Budi di sektor industri semen tercatat hanya Holcim yang berani melangkah dengan membuka bisnis beton dalam konsep waralaba.

    Permintaan beton domestik, khususnya Jatim juga semakin besar. Beberapa pembangunan rumah berskala kecil juga sudah mulai menggunakan beton untuk menggantikan bata merah. Sementara itu, pembangunan berbagai infrastruktur seperti jalan raya dan jembatan juga sudah mulai beralih ke beton daripada aspal.

    Business Development Manager Holcim Bambang Cahyadi menambahkan, ada sekitar 1,5 juta meter kubik beton di Jatim yang belum tergarap. “Dengan sistem waralaba, ada hubungan yang saling menguntungkan bagi investor dan bagi Holcim sendiri,” ujarnya.

    Sistem waralaba yang ditawarkan oleh PT Holcim Beton kepada produsen beton lokal sejak tahun ini mulai direspons pasar. Saat ini, tercatat tiga investor telah membeli hak waralaba tersebut. (zal)

    INVESTOR DAILY, 28/10/2009 15:09:22 WIB

    Kontak
    Head office
    PT Holcim Indonesia Tbk
    Menara Jamsostek North Building 15th floor
    Jl. Gatot Soebroto No. 38
    Jakarta
    Indonesia

    Call Centre
    0-800-1-Holcim (465246 )
    SMS
    0813-14-Holcim (465246 )
    Phone
    021 – 52962011
    Fax
    021 – 52962030

    Email
    expert@membangunbersama.com

    Website
    www.holcim.co.id

    gambar: detik finance

  • Peluang Usaha Franchise Petro-bio

    1

    petrokimia kayaku Peluang Usaha Franchise Petro bioSejumlah korporasi besar memilih model franchise untuk melebarkan jaringan. Setelah operator CDMA Esia dan semen Holcim, PT Petrokimia Kayaku Gresik juga menawarkan peluang kemitraan untuk mengembangkan produksi pupuk hayati petro-bio. Diberitakan Bisnis Indonesia, peluang usaha ini mensyaratkan modal sekitar Rp.2 milyar.

    PKG tawarkan waralaba petro-bio
    PT Petrokimia Kayaku Gresik (PKG) menawarkan peluang usaha kepada kalangan pebisnis lokal melalui sistem waralaba (franchise) untuk mengembangkan produksi pupuk hayati petro-bio.

    Direktur Utama PT Petrokimia Kayaku Gresik Slamet Subagyo menjelaskan dalam sistem waralaba tersebut, investor cukup menyiapkan modal usaha sekitar Rp2 miliar untuk membangun fasilitas produksi berkapasitas 10.000 ton per tahun.

    Sementara itu, PKG akan menyediakan bantuan teknis dengan menyediakan tenaga ahli di samping akses pasar. “Saat ini kami memiliki 30 mitra usaha yang memproduksi pupuk petro-bio dengan sistem waralaba.”

    Alamat kontak:
    PT PETROKIMIA KAYAKU – HEAD OFFICE
    JL. A. YANI PO BOX 107
    GRESIK
    JAWA TIMUR
    INDONESIA
    61101

    E-mail:     info@petrokayaku.com
    Telephone:     +62 31 398 1815, 3981831
    Fax:     +62 31 398 1830, 397 5979