Berburu Merchandise Piala Dunia

http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100423160057&idkolom=shopping

PERHELATAN pesta Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan masih 48 hari lagi, namun demam menyambut ajang atraksi bintang lapangan hijau itu sudah membius seantero jagat. Tidak terkecuali di Kota Bandung, meskipun Indonesia tidak masuk menjadi negara peserta.

Berbagai jenis produk merchandise dijual hampir di setiap pusat perbelanjaan. Tidak sebatas toko-toko yang memiliki lisensi resmi menjual produl FIFA World Cup, tapi sudah merasuki toko-toko kecil di pusat perbelanjaan, seperti di Pasar Baru hingga toko waralaba. Momentum Piala Dunia memang dimanfaatkan bagi pelaku bisnis dalam menjamah pembeli yang tidak mengenal sekat atau hanya kalangan tertentu. Karena fanatisme merupakan bagian dari ekspresi diri dan tidak diukur dengan uang.

Jika Anda bagian dari penggemar fanatik sepak bola dan memiliki tim kebanggaan yang dijagokan menggondol trofi Piala Dunia (PD), maka tidak salah jika mulai mengoleksi pernak-pernik PD dari sekarang. Untuk memburu kaus-kaus berseri tim-tim peserta Piala Dunia, Anda dapat membelinya di toko yang resmi menjual all about football atau toko sport.

Di Bandung toko-toko yang menjual produk tersebut ada Vilour, Chioda Sport Market atau outlet marchandise yang terdapat di mal-mal. Biasanya harga di toko yang khusus menjual merchandise sepak bola lebih mahal. Karena barang yang dijual merupakan barang yang memiliki lisensi sebagai produk resmi Piala Dunia. Di toko waralaba, berbagai produk PD seperti boneka Zakumi dibanderol seharga Rp 189.000, bola Piala Dunia Rp 116.000, dan tempat minum Rp 19.000. Ada juga aneka gantungan kunci berlogo negara peserta PD, gantungan Zakumi, gelas dan mug berlogo negara peserta PD maupun aksesori lainnya.

Untuk memiliki merchandise dengan harga yang lebih murah, tidak ada salahnya jika berburu produk fashion PD di toko yang berderet di Pasar Baru. Di sana Anda akan menemukan aneka kaus tim kesayangan Anda, seperti Brasil, Inggris, Argentina, Belanda, Prancis, dan tuan rumah Afsel. Salah satu toko yang menjual aneka kaus seri PD, yaitu Ria Busana. Di sana, Anda dapat memiliki aneka kaus seri PD dengan harga sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 35 ribu. Harga kaus tersedia dari ukuran mulai anak-anak sampai ukuran XL untuk dewasa.

Dengan harga yang dibanderol pas, maka dengan Rp 100 ribu, Anda dapat memiliki sekitar 3-4 potong kaus. Lumayan untuk menambah koleksi. Cukup murah bukan untuk sekadar meramaikan PD dan bukti fanatisme selaku penggila bola. Seperti yang diutarakan Ridwan (23) yang sengaja membeli kaus negara Jerman dan Italia. Baginya, meskipun PD masih sekitar 50 hari lagi, namun antusiasme memakai kostum PD tidak ada salahnya dimulai dari sekarang.

“Saya sengaja membeli kaus ini untuk dipakai sehari-hari. Kalau belanja di sini selain harganya murah, kualitasnya bagus, tidak kalah dengan toko prodak olahraga terkenal lainnya,” ujar mahasiswa salah satu universitas swasta ini.

Menurut Asisten Supervisor Ria Busana, Agus, penjualan kaus seri PD meningkat akhir-kahir ini. Dalam sehari, rata-rata terjual 1-4 lusin kaus. Belum lagi kalau hari libur, dapat berkali-kali lipat. Karena pembeli pun tidak hanya membeli satuan, tapi lusinan untuk dijual lagi. “Menjelang PD penjualan kaus seri PD meningkat drastis. Kaus yang paling laku dijual kaus Inggris dan Italia. Tidak hanya untuk ukuran dewasa, tapi juga anak-anak,” akunya.

Tidak hanya menjual kaus dengan harga cukup murah, di Pasar Baru juga terpajang aneka jaket seri FIFA World Cup dengan desain menarik.

Sumber: http://www.klik-galamedia.com

Franchise Indomaret dan Piala Dunia 2010

zakumi_logo_maskot__piala_dunia_2010Franchise Indomaret terpilih sebagai toko resmi piala dunia 2010 atau 2010 world cup. Selain mencari hasil drawing piala dunia dan jadwal piala dunia 2010, tidak lama lagi anda bisa berburu pernak-pernik berlogo piala dunia 2010 di jaringan toko Indomaret.

Produk-produk itu antara lain kaos, topi, lencana, pena, cangkir mug, maskot resmi, korek api, gantungan kunci, casing HP, boneka, kartu, dan lain-lain yang semuanya bertemakan piala dunia 2010.

Indomaret Jadi Toko Resmi Piala Dunia

Jakarta – Global Brands Group (GBG) pemegang lisensi eksklusif FIFA menunjuk Indomaret sebagai toko resmi penjualan barang pernak-pernik piala dunia 2010 di Indonesia. Indomaret menargetkan penjualan Rp 100 miliar selama persiapan dan pada saat piala dunia Januari-Juni 2010.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pemasaran PT Indomarco Prismatama Laurensius Tirta Widjaja dalam acara konferensi pers di Jakarta, Selasa (8/12/2009).

“Dengan memiliki 4000 toko di Indonesia, target kami selain pembeli dari total konsumen Indomaret 5-6 juta orang, tapi konsumen lainnya bisa membeli ke Indomaret, mungkin bisa double,” kata Laurensius.

Ia menjelaskan setidaknya ada 300 item pernak pernik piala dunia 2010 yang akan dijual di seluruh gerai Indomaret dengan kisaran harga Rp 10.000 hingga Rp 150.000. Meskipun nantinya setiap gerai di masing-masing wilayah akan menyesuaikan kemampuan pasarnya masing-masing.

Beberapa produk yang akan dijual antara lain kaos, topi, lencana, pena, cangkir mug, maskot resmi, korek api, gantungan kunci, casing HP, boneka, kartu, dan lain-lain yang semuanya bertemakan piala dunia 2010.

Laurensius menambahkan pihaknya telah menggandeng 7 perusahan produksi pernak-pernik piala dunia sebagai pemasok Indomaret dengan memakai sistem beli putus.

Dari ratusan item pernik-pernik piala dunia umumnya sebanyak 70% adalah produk impor, sedangkan sisanya 30% produk lokal yang telah mendapat lisensi. Beberapa produk lokal antara lain tempat air minum, kaos, korek api. Sedangkan produk impornya topi, bola, kartu , boneka, dan lain-lain.

“Sebagian ada yang impor 70% dari Belgia dan China, ada juga yang lokal melalui lisensi,” jelasnya.

Sementara itu Direktur GBG untuk Indonesia Rini Kurniawan mengatakan pemilihan perwakilan toko ritel resmi piala dunia di Indonesia telah dilakukan secara terbuka dengan berbagai macam pertimbangan.

Terpilihnya Indomaret, lanjut dia, tidak terlepas dari jaringan 4.000 gerainya yang tersebar di Jabodetabek, Bali, dan Sumatera. Juga pertimbangan pengalaman yang cukup lama di bidang minimarket di Indonesia.

“Awalnya semua keikutsertaan secara open, pertimbangan pengalaman, dan jangkauan outlet yang sampai 4000, ini menarik,” kata Rini.

Sebelumnya toko resmi penjualan pernak-pernik piala dunia di tingkat internasional sudah cukup berhasil khususnya di negara-negara tuan rumah piala dunia.

Misalnya toko pertama di Champs-Elysees di Paris pada tahun 1998. Kemudian pada piala dunia 2002 dibuka juga 18 gerai di Korea dan Jepang, yang disusul 300 toko resmi di Jerman pada acara piala dunia 2006. (hen/dnl)

sumber: detik.com